Minggu, 22 Mei 2022

Perbedaan Unmanaged Switch dan Managed Switch

Ada beberapa tipe switch, dua diantaranya yaitu unmanaged switch dan managed switch.

  • Unmanaged Switch

Unmanaged switch adalah tipe switch yang tidak bisa dimodifikasi atau diubah pengaturannya. Sehingga Anda tidak perlu repot untuk pengaturan, dan harganya lebih terjangkau. Switch tipe ini cocok untuk usaha kecil, usaha rumahan, atau toko dan kantor kecil, yang tidak memiliki staf admin IT. Unmanaged switch ini juga tidak memiliki fitur keamanan, tapi tidak akan menjadi masalah jika hanya digunakan untuk jaringan kecil dengan jumlah komputer 5-10 unit. Tapi jika bisnis anda bergerak di bidang yang berurusan dengan informasi-informasi penting dan sensitif, switch tipe ini kurang cocok.

  • Managed Switch

Sedangkan managed switch adalah tipe switch yang memberikan keamanan jaringan lebih tinggi, serta kontrol dan pengaturan yang lebih lengkap. Switch ini cocok untuk Anda yang membutuhkan switch yang bisa dimonitor selama 24 jam, dan dapat menggunakan akses kontrol jarak jauh. Tentu switch ini adalah pilihan yang lebih mahal, tapi bisa menjadi investasi yang sangat baik untuk bisnis yang berkembang pesat. Dengan fitur-fitur seperti pengaturan arus pengguna, pemisahan jaringan, menyambung network yang berbeda, dan mengontrol arus sistem, switch ini dapat memaksimalkan kecepatan jaringan dan penggunaan sumber daya. Namun pengetahuan dan pemahaman tentang command-line berbasis teks juga dibutuhkan untuk mengatur dan mengoperasikan switch ini.

Perbedaan Unmanaged Switch dan Managed Switch

Ada 3 perbedaan dari unmanaged switch dan managed switch, yaitu:

  • Fitur Monitoring

Pada managed switch, terdapat fitur monitoring yang berguna untuk melakukan konfigurasi IP address dan mengecek transfer data melalui IP address, protokol SNMP, atau lainnya. Sementara itu, unmanaged switch tidak memiliki keunggulan tersebut, sehingga pengecekan hanya dapat dilakukan untuk memastikan data yang dikirim telah sampai di tujuan atau sebaliknya.

  • Network Redundancy

Network redundancy menyediakan jalur cadangan selain jalur utama. Ketika jalur utama terputus, proses transfer data akan melewati jaringan back up. Network redundancy terdapat pada managed switch.

  • Pengelolaan Lalu Lintas Data

Jika Anda menggunakan unmanaged switch, tidak ada pengelolaan prioritas lalu lintas data. Semua jenis data diperlakukan sama, baik yang urgent maupun yang tidak. Dengan menggunakan managed switch, Anda bisa mengatur jenis data yang ingin dikirim terlebih dahulu.

OS6450-P24 dan OS6450-48

OS6450-P48 Perangkat switch manageable dari Alcatel-Lucent Enterprise

OS6450-P24 Perangkat switch manageable dari Alcatel-Lucent Enterprise

Untuk memaksimalkan jaringan internet di perusahaan Anda, sebaiknya pilih produk switch dengan kualitas terbaik seperti OS6450 dari Alcatel-Lucent Enterprise. OS6450 sendiri memiliki 2 seri yaitu OS6450-48 dan OS6450-P24.

OS6450-48  dan OS6450-P24 merupakan rangkaian perangkat network switch yang menyediakan solusi jaringan aman, hemat, dan sederhana. Produk ini menawarkan perlindungan dan fleksibilitas investasi yang sangat baik dengan penyebaran, pengoperasian, dan pemeliharaan yang mudah. OS6450-48 cocok untuk memenuhi kebutuhan kantor cabang maupun jaringan kampus.

OS6450-48 memiliki fitur 48-port, kapasitas switch 176 Gb/s, peningkatan Voice over Internet Protocol (VoIP) dan kinerja video dengan QoS berbasis policy, mendukung penerapan bring your own device yang komprehensif dan aman, dan mendukung aplikasi suara, data, dan video real-time dengan kualitas yang tinggi.

Sedangkan OS6450-P24 memiliki fitur 24-port, kapasitas switch 128 Gb/s, peningkatan Voice over Internet Protocol (VoIP) dan kinerja video dengan QoS berbasis policy, mendukung penerapan bring your own device yang komprehensif dan aman, mendukung aplikasi suara, data, dan video real-time dengan kualitas yang tinggi, dan Power over Ethernet (PoE+).

Dengan berbagai fitur tersebut, OS6450-48  dan OS6450-P24 dapat memberikan keuntungan memenuhi semua kebutuhan konfigurasi pelanggan dan menawarkan perlindungan dan fleksibilitas investasi yang sangat baik dengan penggunaan, pengoperasian, dan pemeliharaan yang mudah. Serta mendukung pemasangan dan penyebaran yang hemat biaya, dengan pengaturan dan konfigurasi saklar otomatis, serta penyediaan LAN virtual ujung-ke-ujung (VLAN).

Sabtu, 07 Mei 2022

 

Macam-macam Topologi Jaringan Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

 

1.    TOPOLOGI MESH

Topologi mesh tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan. Berikut kelebihan dan kekurangannya:

 

a)    Kelebihan Topologi Mesh

-Jalur pengiriman data yang digunakan cukup banyak.

-Tidak berebut jalur pada saat proses pengiriman data.

-Bandwidth yang cukup lebar.

-Teknik security yang baik pada topologi ini.

-Mempunyai jalur cadangan untuk dilewati beberapa paket data.

 

b)    Kekurangan Topologi Mesh

-Saat proses instalasi sangat membutuhkan banyak kabel karena jalur yang digunakan sangat banyak.

-Menjadikan tempat instalasi sangat sempit dan terkesan tidak rapi.

-Proses instalasi jaringan yang cukup rumit karena harus menyambungkan jalur satu per satu antar PC komputer.

-Memakan biaya instalasi yang mahal karena membutuhkan banyak kabel.

 

2.    TOPOLOGI STAR (BINTANG)

Dalam topologi star, setiap perangkat di jaringan terhubung ke perangkat pusat yang disebut hub. Tidak seperti topologi Mesh, topologi star tidak memungkinkan komunikasi langsung antar perangkat, perangkat harus berkomunikasi melalui hub. Jika satu perangkat ingin mengirim data ke perangkat lain, pertama-tama harus mengirim data ke hub dan kemudian hub mengirimkan data itu ke perangkat yang ditentukan.

 

a)    Kelebihan Topologi Star

-Lebih murah karena setiap perangkat hanya membutuhkan satu port I / O dan perlu dihubungkan dengan hub dengan satu link.

-Lebih mudah untuk menginstal

-Lebih sedikit jumlah kabel yang dibutuhkan karena setiap perangkat hanya perlu dihubungkan dengan hub.

-Kuat, jika satu tautan gagal, tautan lain akan berfungsi dengan baik.

-Deteksi kesalahan mudah karena link dapat dengan mudah diidentifikasi.

 

b)    Kekurangan Topologi Star

-Jika hub mati semuanya turun, tidak ada perangkat yang dapat bekerja tanpa hub.

-Hub membutuhkan lebih banyak sumber daya dan pemeliharaan rutin karena merupakan sistem pusat topologi bintang.

 

3.    TOPOLOGI BUS

Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut. Karena semua data ditransmisikan melalui kabel utama, ada batasan garis putus dan jarak yang dapat dimiliki kabel utama.

 

a)    Kelebihan Topologi Bus

-Mudah dipasang, setiap kabel harus dihubungkan dengan kabel backbone.

-Lebih sedikit kabel yang dibutuhkan daripada Topologi mesh dan star.

 

b)    Kekurangan Topologi Bus

-Sulit dalam mendeteksi kesalahan.

-Tidak terukur karena ada batasan berapa banyak node yang dapat Anda hubungkan dengan kabel backbone.

 

4.    TOPOLOGI RING (CINCIN)

Dalam topologi ring, setiap perangkat terhubung dengan dua perangkat di kedua sisinya. Ada dua tautan titik ke titik khusus yang dimiliki perangkat dengan perangkat di kedua sisinya. Struktur ini membentuk cincin sehingga dikenal sebagai topologi cincin. Jika suatu perangkat ingin mengirim data ke perangkat lain maka ia mengirimkan data dalam satu arah, setiap perangkat dalam topologi ring memiliki repeater, jika data yang diterima ditujukan untuk perangkat lain maka repeater meneruskan data tersebut hingga perangkat yang dituju menerimanya.

 

a)    Kelebihan Topologi Ring

-Mudah untuk menginstal.

-Mengelola lebih mudah seperti menambah atau menghapus perangkat dari topologi hanya dua tautan yang perlu diubah.

 

b)    Kekurangan Topologi Ring

-Kegagalan link dapat menyebabkan kegagalan seluruh jaringan karena sinyal tidak akan bergerak maju karena kegagalan.

-Masalah trafik data, karena semua data beredar di dalam ring.

 

5.    TOPOLOGI HYBRID

Kombinasi dari dua atau lebih topologi dikenal sebagai topologi hybrid. Misalnya kombinasi topologi star dan mesh yang dikenal dengan topologi hybrid.

 

a)    Kelebihan Topologi Hybrid

-Kita dapat memilih topologi berdasarkan kebutuhan, misalnya skalabilitas adalah perhatian kita, maka kita dapat menggunakan topologi star sebagai pengganti teknologi bus.

-Kita dapat menghubungkan jaringan komputer lain dengan jaringan yang ada dengan topologi yang berbeda.

 

b)    Kekurangan Topologi Hybrid

-Deteksi kesalahan sulit dilakukan.

-Pemasangannya sulit.

-Desain rumit sehingga perawatannya tinggi sehingga mahal.

 

 

 

 

Serah Terima Aplikasi SIGAP Dari Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Pada PT Arka Sepuluh Akasa

Pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, di ruang finance PT Arka Sepuluh Akasa, telah dilaksanakan acara serah terima aplikasi SIGAP (Sistem Informas...